Pedoman Kepala Sekolah / Madrasah Berprestasi 2017

Saturday, April 29, 2017

Pedoman Kepala Sekolah / Madrasah Berprestasi 2017
Kepala Sekolah berprestasi ialah kepala sekolah/madrasah yang menguasai kompetensi kepala sekolah, memiliki berbagai prestasi dalam kepemimpinan dan tata kelola (manajemen) sekolah, menunjukkan kinerja dalam pelaksanaan pengembangan sekolah, dan peningkatan kualitas sekolah berdasarkan standar nasional pendidikan.  

Tujuan diadakan Pemilihan kepala sekolah/madrasah berprestasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah salah satu bentuk penghargaan dari pemerintah bagi kepala sekolah/madrasah yang memiliki prestasi tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dan di daerahnya. Melalui penghargaan tersebut diharapkan dapat lebih memotivasi dan meningkatkan profesionalisme kepala sekolah/madrasah yang pada akhirnya akan meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Tema pemilihan kepala sekolah/madrasah berprestasi tingkat nasional tahun 2017 adalah “KEPALA SEKOLAH MULIA KARENA KARYA”. Subtema kegiatan ini adalah: 
  1. Membangun Budaya Literasi di Satuan Pendidikan,
  2. Meningkatkan Profesionalitas Kepala Sekolah/Madrasah Melalui Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Dan Penguatan Kepemimpinan Pembelajaran Abad 21
  3. Optimalisasi Peran Tripusat Pendidikan (Sekolah, Keluarga, dan Masyarakat) Dalam Penguatan Pendidikan Karakter
  4. Inovasi dan Integritas Tata Kelola Satuan Pendidikan.  
Nah, bagi kepala sekolah atau madrasah yang ingin mengikutinya, ada 2 syarat yang harus diketahui, yang pertama syarat umum:

  1. menjabat sebagai kepala sekolah/madrasah aktif
  2. berstatus PNS bagi kepala sekolah/madrasah yang bertugas pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, atau masyarakat. Bagi satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat dapat berstatus Non-PNS
  3. berusia maksimal 54 tahun saat mengikuti pemilihan 
  4. memiliki sertifikat pendidik
  5. memiliki masa kerja sebagai kepala sekolah/madrasah sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun
  6. belum pernah mendapat hukuman disiplin pegawai tingkat berat
  7. sehat jasmani dan rohani.
Dan yang kedua, syarat khususnya adalah
  1. Untuk calon peserta tingkat Kabupaten/Kota belum pernah menjadi pemenang I hasil pemilihan di tingkat kabupaten/kota dalam 2 (dua) tahun terakhir.
  2. Untuk calon peserta tingkat Provinsi belum pernah menjadi pemenang I hasil pemilihan di  tingkat provinsi bagi kepala SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK/MAK pada 2 (dua) tahun terakhir. Khusus bagi peserta kepala SD/MI dan SMP/MTs melampirkan surat keputusan dan piagam penghargaan sebagai pemenang I tingkat kabupaten/kota tahun 2017 yang ditetapkan oleh bupati/walikota atau kepala dinas pendidikan yang bersangkutan atau pejabat yang berwenang yang membidangi madrasah
  3. Untuk calon peserta tingkat Nasional belum pernah menjadi pemenang I, II, atau III pada tingkat nasional dalam 2 (dua) tahun terakhir dan bagi peserta kepala SD/MI, SMP/MTs, MA/MA, dan SMK/MAK melampirkan surat keputusan dan piagam penghargaan sebagai pemenang I tingkat provinsi tahun 2017 yang ditetapkan oleh gubernur atau kepala dinas pendidikan provinsi yang bersangkutan atau pejabat yang berwenang yang membidangi madrasah.
Ada empat aspek penilaian kepala sekolah/madrasah berprestasi 2017 yaitu tes tertulis (Tes Penguasaan Kompetensi Manajerial, Kewirausahaan, supervisi, tes wawasan pendidikan dan tes kepribadian), portopolio, karya tulis dan presentasi serta wawancara. 

Jadwal pelaksanaan kepala sekolah/ madrasah seleksi tingkat kabupaten dijadwalkan bulan april s/d mei. Pelaksanaan di propinsi dijadwalkan bulan Mei-Juni dan tingkat nasional dijadwalkan tanggal 10 juli -19 Agustus 2017.

Sekian informasi yang admin bisa berikan, apa bapak dan ibu kepala sekolah/madrasah ada yang berminat ikut??? 
Admin mendoakan semoga sukses ^_^

Untuk lebih jelasnya silahkan di unduh Pedoman Kepala Sekolah/Madrasah Berprestasi 2017

Buku Siswa SMA/ MA Kurikulum 2013 Lengkap

Friday, April 28, 2017

Buku Siswa SMA/ MA Kurikulum 2013 Lengkap
Pada postingan kali ini, Admin akan membagikan buku-buku teks untuk siswa SMA/ MA Kurikulum 2013 yang telah di revisi tahun 2016, silahkan di download.

Kelas X 

Kelas XII 

Note:
Jika ada link yang error, silahkan dilaporkan di kolom komentar. Terima Kasih

Pra Kondisi PLPG Sertifikasi Guru 2017

Thursday, April 27, 2017

Bagi guru yang sudah masuk kuota peserta PLPG Sertifikasi Guru (SERGUR) perlu mengetahui ada 2 tahapan yang akan dilalui pada PLPG sertifikasi guru 2017 ini, yaitu pra kondisi PLPG dan pelaksanaan PLPG. Pra kondisi akan dijadwalkan pada  1 mei hingga 30 juli 2017 dan PLPG itu sendiri akan dilaksanakan pada 1 agustus hingga 30 November 2017.

Nah, disini admin akan membahas mengenai pra kondisi PLPG sertifikasi guru 2017. 

Bagi peserta PLPG sertifikasi guru 2017, Silahkan mendaftar di http://sertifikasiguru.id

Kemudian pilih DAFTAR SEKARANG, maka akan muncul seperti dibawah ini:

Catatan:
  • Kolom nama lengkap silahkan isi dengan nama lengkap anda
  • Kolom email silahkan diisi dengan email anda yang aktif
  • Kolom provinsi silahkan dipilih sesuai provinsi anda
  • Kolom Negara silahkan diisi sesuai dengan negara anda
  • Kolom nama pengguna silahkan diisi dengan nama singkat anda dan kombinasi angka seperti azwar1990
  • Kolom kata sandi silahkan diisi dengan password yang mudah di ingat
  • Kolom ulangi kata sandi diisi dengan pengulangan sandi yang telah dibuat
  • Kolom pilih peran diisi silahkan dipilih peserta
  • Kolom kode akses silahkan diisi dengan kode 920496
  • Jika sudah selesai di isi, silahkan centang kotak kecil di samping tulisan "Saya setuju dengan ketentuan yang berlaku". kemudian klik DAFTAR SEBAGAI PESERTA BARU
Apa yang harus dilakukan peserta setelah mendaftar?
  1. Peserta mempelajari Modul Pedagogik dan Modul pendalaman materi bidang studi secara mandiri dan dapat diunduh melalui laman sertifikasiguru.id
  2. Lama waktu selama 3 bulan
  3. Selama prakondisi peserta di fasilitasi oleh instruktur sebagai mentor
  4. Komunikasi peserta dan mentor dapat berbentuk: tatap muka dan atau online (e-learning, email, media sosial, dan lain-lain)
  5. Komuniskasi antara peserta dan mentor sebagai kegiatan pemantauan untuk mengetahui perkembangan belajar peserta dengan frekuwensi sekurang kurangnya 4 kali selama pra kondisi 
  6. Peserta membuat laporan sesuai dengan format yang ada di buku 1 dan buku 3.
  7. Laporan prakondisi diserahkan kepanitia sertifikasi guru pada saat check-in kedatangan ke lokasi PLPG  
Sekian sedikit gambaran mengenai pra kondisi, semoga bisa membantu kawan-kawan yang akan ikut PLPG tahun 2017 ini, dan admin mendoakan semoga lulus semua ya, aamiin 

Baca juga:

Buku Siswa SMP/ MTs Kurikulum 2013 Lengkap

Monday, April 24, 2017

Buku Siswa SMP/ MTs Kurikulum 2013 Lengkap
Proses pembelajaran dalam kelas akan berlangsung dengan baik, apabila setiap siswa mempunyai buku pegangan. Siswa dapat belajar dengan mudah dengan adanya buku teks. Mereka dapat mempelajari materi sebelum pembelajaran berlangsung. 

Adanya buku teks, guru tidak lagi mencatat materi di papan tulis atau mendikte materi tersebut. Jika guru harus mencatat materi atau mendiktenya, maka waktu pembelajaran akan tersita, sehingga kegiatan inti pembelajaran tidak tercapai dengan maksimal.

Nah, Admin akan membagikan buku-buku teks untuk siswa SMP/ MTs Kurikulum 2013 yang telah di revisi tahun 2016, silahkan di download.

Kelas 7 

Kelas 8 

Kelas 9 
Buku Siswa Seni Budaya



Note:
Jika ada link yang error, silahkan dilaporkan di kolom komentar. Terima Kasih

Buku Kejuruan/ Produktif SMK Kurikulum 2013 Kelas X Lengkap

Friday, April 21, 2017

Buku Kejuruan/ Produktif SMK Kurikulum 2013 Kelas X Lengkap
Untuk menunjang proses pembelajaran di SMK, siswa dan guru SMK harus mempunyai buku kejuruan atau buku mata pelajaran produktif.

Nah, admin akan membagi link untuk mendownload buku kejuruan atau produktif SMK secara gratis. Untuk memudahkan, admin mengurutkan buku kejuruan/ produktif secara alphabet (abjad).
  1. Administrasi Server Semester 1 (TKJ)
  2. Administrasi Server Semester 2 (TKJ)
  3. Agribisnis Tanaman Perkebunan dan Kehutanan Semester 1
  4. Agribisnis Tanaman Sayuran Semester 1
  5. Alat Mesin Pertanian Semester 1 
  6. Alat Mesin Pertanian Semester 2
  7. Analisis Kimia Dasar Semester 1
  8. Analisis Kimia Dasar Semester 2
  9. Anatomi Hewan Semester 1
  10. Anatomi Hewan Semester 2
  11. Apresiasi Musik Semester 1
  12. Apresiasi Musik Semester 2
  13. Bahasa Indonesia
  14. Bahasa Inggris
  15. Bahasa Inggris Maritim dan Perikanan Semester 1
  16. Bahasa Inggris Maritim dan Perikanan Semester 2
  17. Bangunan dan Stabilitas Kapal Niaga Semester 1 
  18. Bangunan dan Stabilitas Kapal Niaga Semester 2 
  19. Bangunan dan Stabilitas Kapal Perikanan Semester 1
  20. Boga Dasar
  21. Dasar Artisitik Semester 1
  22. Dasar Artistik Semester 2
  23. Dasar dan Pengukuran Listrik Semester 1
  24. Dasar Desain Semester 1
  25. Dasar Desain Semester 2
  26. Batuan Semester 1
  27. Batuan Semester 2
  28. Dasar dan Pengukuran Listrik
  29. Dasar-Dasar Budidaya Perairan Semester 1
  30. Dasar-Dasar Budidaya Perairan Semester 2
  31. Dasar-Dasar Budidaya Tanaman Semester 1
  32. Dasar-Dasar Budidaya Tanaman Semester 2
  33. Dasar-Dasar Farmakologi Semester 1
  34. Dasar-Dasar Farmakologi Semester 2
  35. Dasar-Dasar Kefarmasian Semester 1
  36. Dasar-Dasar Kefarmasian Semester 2
  37. Dasar-Dasar Kesehatan Ternak Semester 1
  38. Dasar-Dasar Kesehatan Ternak Semester 2
  39. Dasar- Dasar Keselamatan Laut Semester 1
  40. Dasar- Dasar Keselamatan Laut Semester 2
  41. Dasar-Dasar Pakan Ternak Semester 1
  42. Dasar-Dasar Pakan Ternak Semester2
  43. Dasar-Dasar Pembibitan Ternak Semester2
  44. Dasar-Dasar Pemeliharaan Ternak Semester 1
  45. Dasar-Dasar Pemeliharaan Ternak Semester 2
  46. Dasar-Dasar Penanganan Penguatan Muatan Pemesinan Kapal Niaga dan Elektronika Semester 1
  47. Dasar-Dasar Penanganan Penguatan Muatan Pemesinan Kapal Niaga dan Elektronika Semester 2
  48. Dasar-Dasar Pengendalian Mutu Hasil Pertanian dan Perikanan Semester 1
  49. Dasar-Dasar Pengendalian Mutu Hasil Pertanian dan Perikanan Semester 2
  50. Dasar-Dasar Penginderaan Jarak Jauh
  51. Dasar-Dasar Perbankan Semester 1
  52. Dasar-Dasar Perbankan Semester 2
  53. Dasar-Dasar Peternakan Semester 1
  54. Dasar-Dasar Peternakan Semester 2
  55. Dasar-Dasar Teknik Penangkapan Ikan dan Penyimpanan Hasil Tangkap Semester 1
  56. Dasar-Dasar Teknik Penangkapan Ikan dan Penyimpanan Hasil Tangkap Semester 2
  57. Dasar-Dasar Teknik Pengeboran
  58. Dasar Pemeranan
  59. Dasar Pola Semester 1
  60. Dasar Pola Semester 2
  61. Dasar Proses Pengolahan Hasil Pertanian dan Perikanan Semester 1
  62. Dasar Proses Pengolahan Hasil Pertanian dan Perikanan Semester 2
  63. Dasar Tata Artistik Semester 2
  64. Dasar Teknologi Menjahit Semester 1
  65. Dasar Teknologi Menjahit Semester 2
  66. Ear Training Semester 1 
  67. Ear Training Semester 2
  68. Etika Profesi dan Profesional Bekerja Semester 1
  69. Fisiologi Hewan Semester 1
  70. Fisiologi Hewan Semester 2
  71. Gambar Teknik Semester 1
  72. Gambar Teknik Semester 2
  73. Geologi Dasar Semester 1
  74. Geologi Dasar Semester 2
  75. Hambatan Pengeboran dan Pemancingan
  76. Harmoni Modern Semester 2
  77. Harmoni SATB Semester 1
  78. Hukum Maritim Semester 1
  79. Hukum Maritim Peraturan Perikanan dan Pencegahan Polusi Lingkungan Laut Semester 1
  80. Hukum Maritim Peraturan Perikanan dan Pencegahan Polusi Lingkungan Laut Semester 2
  81. Ilmu Bahan Teknik Semester 1
  82. Ilmu Bahan Teknik Semester 2
  83. Ilmu Gizi Semester 1
  84. Ilmu Gizi Semester 2
  85. Industri Perhotelan Semester 1
  86. Industri Perhotelan Semester 2
  87. Jaringan Dasar Semester 1
  88. Jaringan Dasar Semester 2
  89. Kalkulasi Grafika Semester 1
  90. Kalkulasi Grafika Semester 2
  91. Keamanan Pangan Semester 1
  92. Keamanan Pangan Semester 2
  93. Kearsipan (Administrasi Perkantoran)
  94. Kesehatan Biota Air Semester 1
  95. Kesehatan Biota Air Semester 2
  96. Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) Semester 1
  97. Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) Semester 2
  98. Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup Semester 2
  99. Keteknikan Videografi Semester 1
  100. Kimia Organik Semester 1
  101. Kimia Organik Semester 2
  102. Konsep Dasar Kapal Semester 1
  103. Konsep Dasar Kapal Semester 2
  104. Konversi Energi Semester 1
  105. Konversi Energi Semester 2
  106. Korespondensi Semester 1 (Administrasi Perkantoran)
  107. Lumpur dan Hidrolika Lumpur Pengeboran
  108. Mekanika Teknik Semester 1
  109. Mekanika Teknik Semester 2
  110. Mikrobiologi Semester 1
  111. Mikrobiologi Semester 2
  112. Otomatisasi Perkantoran Semester 1 (Administrasi Perkantoran)
  113. Otomatisasi Perkantoran Semester 2 (Administrasi Perkantoran)
  114. Paleontologi Semester 1
  115. Paleontologi Semester 2
  116. Pekerjaan Dasar Elektromekanik
  117. Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif Semester 1 
  118. Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif Semester 2
  119. Pekerjaan Mesin Perkakas Semester 1
  120. Pekerjaan Mesin Perkakas Semester 2
  121. Pelayaran Kapal Niaga Semester 3
  122. Pelayaran Kapal Niaga Semester 4
  123. Pemasaran Online Semester 1
  124. Pemasaran Online Semester 2
  125. Pembakaran Benda Keramik Semester 1
  126. Pembiakan Tanaman Semester 1
  127. Pembiakan Tanaman Semester 2
  128. Pembuatan Komponen Instrumen Logam 3
  129. Pembuatan Komponen Instrumen Logam 4
  130. Pembuatan Komponen Instrumen Logam 5
  131. Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Logam 3
  132. Pemograman Web Semester 1
  133. Pemograman Web Semester 2
  134. Penanganan Bahan Hasil Pertanian dan Perikanan Semester 1
  135. Pendidikan Agama Islam
  136. Pengantar Ilmu Tekstil Semester 1
  137. Pengantar Ilmu Tekstil Semester 2
  138. Pengantar Survey dan Pemetaan Semester 1
  139. Pengantar Survey Pemetaan Semester 2
  140. Pengantar Survey dan Pengukuran Semester 1
  141. Pengelolaan Kualitas Air Semester 1
  142. Pengelolaan Kualitas Air Semester 2
  143. Pengelolaan Tanah Pertanian
  144. Pengetahuan Bahan Makanan Semester 2
  145. Pengetahuan Bahan Plambing Semester 1
  146. Pengetahuan Bahan Plambing Semester 2
  147. Pengetahuan Pedalangan Semester 2
  148. Pengetahuan Tari Semester 1
  149. Pengetahuan Theater Semester 1
  150. Pengetahuan Theater Semester 2
  151. Pengelolaan Limbah Industri Percetakan
  152. Pengujian Bahan Tekstil Semester 2
  153. Penanganan Bahan Hasil Pertanian dan Perikanan Semester 2 (Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian)
  154. Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan
  155. Penyelesaian Akhir Teknik Kuas Semester 2
  156. Penyiapan Bahan Produksi Kriya Kayu Semester 1
  157. Penyuluhan Kehutanan Semester 1
  158. Penyuluhan Kehutanan  Semester 2
  159. Penyuluhan Pertanian Semester 1
  160. Penyuluhan Pertanian Semester 2
  161. Perakitan Komputer Semester 1 (TKJ)
  162. Perakitan Komputer Semester 2 (TKJ)
  163. Peralatan dan Mesin Pengerjaan Kayu Semester 1
  164. Perekayasaan Sistem Audio Semester 1
  165. Perekayasaan Sistem Audio Semester 2
  166. Perekayasan Sistem Kontrol Semester 1
  167. Perundang-undangan Kesehatan Semester 1
  168. Perundang-undangan Kesehatan Semester 2
  169. Prakarya dan Kewirausahaan Semester 1
  170. Produksi Makanan dan Minuman Herbal Semester 1
  171. Produksi Pakan Alami Semester 1
  172. Produksi Pakan Alami Semester 2
  173. Produksi Pakan Buatan Semester 1
  174. Produksi Pakan Buatan Semester 2
  175. Public Relationship Semester 1
  176. Publik Relation Semester 2
  177. Rangkaian Elektronika Analog Semester 1
  178. Rekayasa dan Pemodelan Furniture Semester 1
  179. Rekayasa dan Pemodelan Furniture Semester 2
  180. Reproduksi Hewan Semester 1
  181. Reproduksi Hewan Semester 2
  182. Role Play Semester 2
  183. Sanitasi dan Hygiene dan keselamatan kerja Semester 1
  184. Sanitasi dan Hygiene dan keselamatan Kerja Semester 2
  185. Sejarah Indonesia
  186. Seni Budaya
  187. Simulasi Digital Semester 1 (Semua Jurusan)
  188. Simulasi Digital Semester 2 (Semua Jurusan)
  189. Silvika Semester 1
  190. Silvikultur Semester 1
  191. Silvikultur Semester 2
  192. Sistem dan Instalasi Refrigerator Semester 1
  193. Sistem dan Instalasi Refrigerator Semester 2
  194. Sistem Kontrol Elektro Pneumatik Semester 1 
  195. Sistem Kontrol Elektro Pneumatik Semester 2 
  196. Sistem Operasi Semester 1
  197. Sistem Operasi Semester 2
  198. Sistem Operasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Semester 1
  199. Sistem Operasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Semester 2
  200. Sketsa dan Gambar Semester 1
  201. Sumber Tenaga Penggerak Semester 2 (Alat Mesin Pertanian)
  202. Surveying Semester 1
  203. Tata Hidang Semester 1
  204. Tata Hidang Semester 2
  205. Teknik Bubut Semester 1
  206. Teknik Dasar Elektronika Komunikasi Semester 1
  207. Teknik Dasar Elektronika Komunikasi Semester 2
  208. Teknik Dasar ELektronika Telekomunikasi Semester 2
  209. Teknik Dasar Instrumentasi Semester 1
  210. Teknik Dasar Instrumentasi Semester 2
  211. Teknik Dasar Kelistrikan Kapal Semester 1
  212. Teknik Dasar Kelistrikan Kapal Semester 2
  213. Teknik Dasar Listrik Telekomunikasi Semester 1
  214. Teknik Dasar Listrik Telekomunikasi Semester 2
  215. Teknik Dasar Pekerjaan Laboratorium Kimia Semester 1
  216. Teknik Dasar Pekerjaan Laboratorium Kimia Semester 2
  217. Teknik Dasar Pengerjaan Logam Semester 1
  218. Teknik Dasar Pengerjaan Logam Semester 2
  219. Teknik Dasar Pengerjaan Non Logam Semester 1
  220. Teknik Dasar Pengerjaan Non Logam Semester 2
  221. Teknik Dasar Telekomunikasi Semester 1
  222. Teknik Finishing Furniture Semester 1
  223. Teknik Industri Analisa Perancangan Kerja Semester 1
  224. Teknik Industri Analisa Perancangan Kerja Semester 2
  225. Teknik Industri K3 dan Sikap Kerja Semester 1
  226. Teknik Industri K3 dan Sikap Kerja Semester 2
  227. Teknik Industri Penanganan Material Semester 2
  228. Teknik Kelistrikan dan Elektronika Instrumentasi Semester 1
  229. Teknik Kelistrikan dan Elektronika Instrumentasi Semester 2
  230. Teknik Kerja Bengkel Semester 1
  231. Teknik Kerja Bengkel Telekomunikasi Semester 1
  232. Teknik Kerja Bengkel Telekomunikasi Semester 2
  233. Teknik Las SMAW Semester 1
  234. Teknik Las SMAW Semester 2
  235. Teknik Listrik Dasar Otomotif Semester 2
  236. Teknik Mikroprosessor Semester 1
  237. Teknik Mikroprosessor Semester 2
  238. Teknik Ukir Dasar Semester 1
  239. Teknologi Bahan Furniture
  240. Teknologi Dasar Otomotif Semester 1
  241. Teknologi Dasar Otomotif Semester 2
  242. Teknologi Mekanik Semester 1 
Silahkan berkomentar, jika ada link yang rusak. Terima Kasih ^_^

Sumber : http://bsd.pendidikan.id

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw

Thursday, April 20, 2017

Pada kesempatan ini, admin menjelaskan mengenai model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw.

Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dikembangkan pertama kali oleh Aronson, dkk di Universitas Texas. Pada sebuah artikel Yasa (2008) disebutkan bahwa: Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah model pembelajaran kooperatif, siswa belajar dalam kelompok kecil yang terdiri dari 4-5 orang dengan memperhatikan keheterogenan (beragam), bekerja sama positif dan setiap anggota bertanggung jawab untuk mempelajari masalah tertentu dari materi yang diberikan dan menyampaikan materi tersebut kepada anggota dari kelompok lain.


Keuntungan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw ini dapat meningkatkan rasa tanggung jawab siswa terhadap pembelajarannya sendiri dan juga pembelajaran orang lain. Dalam hal ini, siswa dituntut, tidak hanya belajar materi yang diberikan oleh guru, tetapi mereka juga harus dapat memberikan dan mengajarkan materi tersebut pada anggota kelompoknya yang lain. 

Pada model pembelajaran ini, terdapat istilah kelompok ahli dan kelompok asal. Kelompok asal yaitu kelompok awal siswa terdiri dari berapa anggota kelompok ahli yang dibentuk dengan memperhatikan keragaman dan latar belakang


Coba perhatikan siklus kerja model pembelajaran kooperatof tipe jigsaw dibawah ini:


Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw
 
Dari bagan siklus kerja diatas bisa dilihat, anggota dari kelompok asal yang berbeda, bertemu dengan anggota kelompok lain yang memiliki topik yang sama, mereka disatukan dalam kelompok ahli, tugasnya untuk berdiskusi dan membahas materi yang ditugaskan pada masing-masing anggota kelompok. Mereka harus saling membantu satu sama lain untuk mempelajari topik mereka tersebut. 

Guru berperan dalam memfasilitasi dan mengarahkan proses pembelajaran serta memotivasi anggota-anggota kelompok ahli agar mudah untuk memahami materi yang diberikan. Guru harus mempunyai keterampilan dan mengetahui latar belakang siswa agar terciptanya suasana yang baik bagi setiap angota kelompok. 


Yang disebut dengan kelompok ahli ialah kelompok siswa yang anggotanya berasal dari kelompok lain. Mereka bertugas membahas materi yang diberikan guru. Setelah kelompok ahli berdiskusi mengenai materi tersebut. Masing-masing anggota kembali ke kelompok asalnya dan menjelaskan hasil diskusinya dan apa yang mereka temukan pada pertemuan di kelompok ahli.


Setiap anggota dari kelompok ahli harus mempunyai keahlian untuk mentransfer dan berbagi pengetahuan yang didapatkannya ke anggota lain di kelompok asalnya. Kunci dari model pembelajaran ini adalah interdependence (saling ketergantungan) untuk mendapatkan informasi dan memecahkan masalah (problem solving) yang diberikan oleh guru. 


Menurut Arends dalam Ady (2009), Langkah-langkah penerapan model pembelajaran Jigsaw dalam matematika, yaitu:
  • Membentuk kelompok heterogen yang beranggotakan 4 – 6 orang
  • Masing-masing kelompok mengirimkan satu orang wakil mereka untuk membahas topik, wakil ini disebut dengan kelompok ahli
  • Kelompok ahli berdiskusi untuk membahas topik yang diberikan dan saling membantu untuk menguasai topik tersebut
  • Setelah memahami materi, kelompok ahli menyebar dan kembali ke kelompok masing-masing, kemudian menjelaskan materi kepada rekan kelompoknya
  • Guru memberikan tes individual pada akhir pembelajaran tentang materi yang telah didiskusikan.
Keuntungan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw:
  1. Mempermudah pekerjaan guru dalam mengajar, karena sudah ada kelompok ahli yang bertugas menjelaskan materi kepada rekan-rekannya
  2. Pemerataan penguasaan materi dapat dicapai dalam waktu yang lebih singkat
  3. Metode pembelajaran ini dapat melatih siswa untuk lebih aktif dalam berbicara dan berpendapat.
Resni (2009) juga mengungkapkan beberapa keuntungan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw yaitu sebagai berikut:
  • Dapat mengembangkan hubungan antar pribadi posisif diantara siswa yang memilik kemampuan belajar berbeda
  • Menerapkan bimbingan sesama teman
  • Rasa harga diri siswa yang lebih tinggi
  • Memperbaiki kehadiran
  • Penerimaan terhadap perbedaan individu lebih besar
  • Sikap apatis berkurang
  • Pemahaman materi lebih mendalam
  • Meningkatkan motivasi belajar.
Ada beberapa manfaat pada model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap siswa yang hasil belajar rendah yang dikemukakan oleh Linda Lundgren dalam Ibrahim (2000 : 18) yaitu: 
  1. Rasa harga diri menjadi lebih tinggi 
  2. Memperbaiki kehadiran 
  3. Penerimaan terhadap individu menjadi lebih besar 
  4. Perilaku mengganggu menjadi lebih kecil 
  5. Konflik antara pribadi berkurang 
  6. Pemahaman yang lebih mendalam 
  7. Meningkatkan kebaikan budi, kepekaan dan toleransi 
  8. Hasil belajar lebih tinggi.
Selain manfaat dan kelebihan, model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw juga memiliki kelemahan yang bisa mengganggu proses belajar mengajar yaitu Resni (2009) sebagai berikut: 
  1. Jika guru tidak meningkatkan agar siswa selalu menggunakan ketrampilan-ketrampilan kooperatif dalam kelompok masing-masing maka dikhawatirkan kelompok akan macet
  2. Jika jumlah anggota kelompok kurang akan menimbulkanmasalah, misal jika ada anggota yang hanya membonceng dalam menyelesaikan tugas-tugas dan pasif dalam diskusi
  3. Membutuhkan waktu yang lebih lama apalagi bila ada penataan ruang belum terkondisi dengan baik, sehingga perlu waktu merubah posisi yang dapat juga menimbulkan gaduh.
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw tidak selamanya lancar, tetapi sering juga mengalami permasalahan. Beberapa permasalahan sering dijumpai Ady (2009) yaitu :
  1. Siswa yang aktif akan lebih mendominasi diskusi, dan cenderung mengontrol jalannya diskusi. Untuk mengantisipasi masalah ini guru harus benar-benar memperhatikan jalannya diskusi. Guru harus menekankan agar para anggota kelompok menyimak terlebih dahulu penjelasan dari tenaga ahli. Kemudian baru mengajukan pertanyaan apabila tidak mengerti.
  2. Siswa yang memiliki kemampuan membaca dan berpikir rendah akan mengalami kesulitan untuk menjelaskan materi apabila ditunjuk sebagai tenaga ahli. Untuk mengantisipasi hal ini guru harus memilih tenaga ahli secara tepat, kemudian memonitor kinerja mereka dalam menjelaskan materi, agar materi dapat tersampaikan secara akurat.
  3. Siswa yang cerdas cenderung merasa bosan. Untuk mengantisipasi hal ini guru harus pandai menciptakan suasana kelas yang menggairahkan agar siswa yang cerdas tertantang untuk mengikuti jalannya diskusi. 
  4. Siswa yang tidak terbiasa berkompetisi akan kesulitan untuk mengikuti proses pembelajaran.
Daftar Pustaka

Ady. 2009. Model Pembelajaran Jigsaw. http://ady-ajuz.blogspot.com
Ibrahim, M, dkk, 2000, Pembelajaran Kooperatif, Surabaya: Universitas Negeri Surabaya University Press
Resni, 2009, Macam Metode dan Model Pembelajaran, resni.student.fkip.uns.ac.id