POS Akreditasi Sekolah dan Madrasah 2017

Saturday, March 18, 2017

POS Akreditasi Sekolah dan Madrasah 2017
Setiap sekolah dan madrasah haruslah berakreditasi, hal ini berguna untuk mengetahui kelayakan sebuah sekolah ataupun madrasah. Akreditasi adalah kegiatan untuk mendapatkan pengakuan dan penilaian pada suatu lembaga pendidikan yang dilaksanakan Badan Akreditasi Sekolah dan Madrasah (BAN-S/M) yang hasilnya berupa pengakuan peringkat kelayakan. 

Tujuan Akreditasi

  • Memberikan gambaran mengenai sekolah atau madrasah yang bisa dijadikan panduan pembinaan, pengembangan dan peningkatan sekolah ataupun madrasah dari segi mutu, efisiensi, efektifitas, produktifitas serta inovasi dari sekolah/ madrasah tersebut.
  • Memberikan informasi kepada masyarakat bahwa sekolah/ madrasah tersebut telah terakreditasi dan sudah memenuhi Standar Nasional.
Untuk nilai akreditasi sekolah atau madrasah dapat dikategorikan:

1. Nilai 86-100 dikategorikan A (Amat Baik)
2. Nilai 71-85 dikategorikan B (Baik)
3. Nilai 56-70 dikategorikan C (Cukup)

Nilai dibawah 56, sekolah tersebut tidak layak disebut  TERAKREDITASI.

Nilai Akreditasi sekolah sangatlah penting, apalagi tingkat SMA, SMA ataupun MA, contohnya dalam SNMPTN, kuota pendaftaran yang diberikan pemerintah untuk sekolah yang akreditasi A, 50 % dari jumlah siswa kelas 3, sekolah akreditasi B, 30 % dari jumlah siswa kelas 3, dan yang akreditasi C hanya 10% dari jumlah siswa kelas 3. Jadi akreditasi sangatlah penting. Masa Akreditasi sekolah atau madrasah berlaku 5 tahun sejak ditetapkan.

Dalam POS Akreditasi Sekolah/ Madrasah 2017, persiapan kegiatan akreditasi sekolah yang harus dilakukan adalah:
  1. Kepala Sekolah atau madrasah membuat team akreditasi yang susunannya terdiri dari kepala sekolah/madrasah, tenaga kependidikan, guru, dan komite sekolah atau madrasah.
  2. Kepala sekolah atau madrasah melaksanakan sosialisasi mengenai kegiatan akreditasi kepada warga sekolah.
  3. Team Akreditasi mempelajari semua instrumen akreditasi, instrumen pengumpulan dan informasi pendukung serta petunjuk teknis pengisian instrumen.
  4. Team akreditasi mengelompokkan dan mengklasifikasi data
  5. Team Akreditasi mengisi instumen akreditasi sesuai kondisi sekolah/ madrasah.
  6. Kepala sekolah atau madrasah mendatangani surat pernyataan akreditasi yang ada dalam perangkat akreditasi.
Dokumen yang harus dipersiapkan adalah
  • Perangkat akreditasi yang terdiri dari instrumen akreditasi, petunjuk teknis, instrumen pengumpulan data dan informasi pendukung serta teknik penskoran dan pemringkatan hasil akreditasi.
  • Data pendukung akreditasi seperti profil lengkap sekolah atau madrasah, laporan kegiatan sekolah/ madrasah yang disertai dengan foto kegiatan dan laporan keuangan sekolah atau madrasah.
  • Format isian Instrumen Akreditasi.
Standar akreditasi sekolah meliputi:
a. Standar Isi
b. Standar Proses
c. Standar Kompetensi Lulusan
d. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
e. Standar Sarana dan Prasarana
f. Standar Pengelolaan
g. Standar Pembiayaan
h. Standar Penilaian Pendidikan

Setelah selesai dokumen akreditasi, maka Asesor Akreditasi akan mendatangi sekolah atau madrasah yang akan di akreditasi. Tugas Asesor akreditasi adalah
  1. Memeriksa kelengkapan data, nama sekolah atau madrasah, Nomor Induk Sekolah (NIS), masa berlaku akreditasi sebelumnya dan data sekolah atau madrasah yang akan di akreditasi.
  2. Memeriksa kelengkapan dokumen yang sudah disiapkan oleh sekolah atau madrasah dengan memberi centang (V) pada kolom "ada" dan kolom "tidak ada"
  3. Menyusun rekap hasil nilai akhir
  4. Menyampaikan hasil evaluasi isian instrumen dan audit kepada Badan Akreditasi Sekolah.
Sekilas penjelasan POS akreditasi Sekolah dan Madrasah 2017. Untuk lebih jelasnya silahkan download POS Akreditasi Sekolah dan Madrasah 2017

2 komentar:

Nuzul Ramadhan said...

Kalau mau masuk ke SNMPTN gimana gan ?

Fajar Ramadhani said...

min jadi klo dokumen gk lengkap gmana ?

Post a Comment